Kamis, 27 September 2012

YUNIARTY HANDAYANI / TUGAS 2 BASIS DATA PAK BACHRIS

1. Jelaskan mengenai arsitektur basis data secara singkat dan jelas !


  
Arsitektur basis data merupakan suatu kumpulan data yang tersimpan secara sistematik dimana user dapat melihat data dan bagaimana cara user melihat data tersebut.
LEVEL ARSITEKTUR BASIS DATA
Arsitektur basis data terbagi atas tiga level menurut ANSI/SPARC, yaitu:
Internal/Physical Level, berhubungan dengan bagaimana data disimpan secara fisik (physical storage)
External /View Levelberhubungan dengan bagaimana data di representasikan dari sisi setiap user.
Conceptual/Logical Levelyang menghubungkan antara internal & external level

Internal/Physical Level
Level terendah untuk merepresentasikan basis data. Record disimpan dalam media penyimpanan dalam format byte. Didefinisikan sebagai sebuah Skema Internal.
External Level /View Level

Level user. Yang dimaksud dengan user adalah programmer, end user atau DBA. Setiap user mempunyai ‘bahasa’ yang sesuai dengan kebutuhannya.
- programmer : bahasa yang digunakan adalah bahasa pemrograman seperti C, COBOL, atau PL/I
- end user : bahasa yang digunakan adalah bahasa query atau menggunakan fasilitas yang tersedia pada program aplikasi pada level eksternal ini, user dibatasi pada kemampuan perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan aplikasi basis data. Didefinisikan sebagai sebuah Skema Eksternal.
Conceptual Level / Logical level
Conceptual level adalah sebuah representasi seluruh muatan informasi yang dikandung oleh basis data. Tidak seperti level eksternal maka pada level conceptual, keberadaannya tidak memperhitungkan kekurangan perangkat keras maupun perangkat lunak pembangun aplikasi basis data. Didefinisikan sebagai sebuah Skema Konseptual.
 
2. Jelaskan apa maksud penggunaan model data!
Model data adalah sekumpulan tool konseptual untuk mendeskripsikan data, relasi relasi antar data, semantic data & konsistensi konstrain.
Terbagi menjadi 3:
1. Object-based logical Models
Yang termasuk dalam kelompok ini adalah :
- Entity-relationship model
- Object-oriented model
- Semantic data model
- Functional data model
Dua dari model di atas yaitu : entity-relationship model & object-oriented model akan dijelaskan lebih detil di jawaban soal nomor 3.
2. Record-based logical Models
Model ini berdasarkan pada record untuk menjelaskan kepada user tentang
hubungan logic antar data dalam basis data.
Terdapat 3 data model pada record based data model :
  • Model Relasional
  • Model Hierarki
  • Model Jaringan
3. Physical Models
Digunakan untuk menguraikan data pada internal level atau menjelaskan kepada
pemakai(user) tentang bagaimana data-data dalam basis data disimpan didalam media
penyimpanan yang digunakan secara fisik. Model ini lebih berorientasi kepada mesin.
Beberapa model yang umum digunakan :
– Unifying model
– Frame memory
Physical Data Model merupakan konsumsi computer specialist yang mencakup
detil penyimpanan data di komputer.Pada konsep ini data direpresentasi dalam
bentuk record format, record ordering, dan access path.

  
3. Apa yang membedakan model data object-oriented dan ER model !
 Model data object-oriented (object-oriented programming disingkat OOP)
Model basis data berorientasi objek adalah suatu model basis data, dimana data didefinisikan, disimpan, dan diakses menggunakan pemrograman berorientasi objek. Basis data berorientasi objek didefinisikan dengan menggunakan bahasa pemrograman berorientasi objek, yaitu bahasa Java. Aplikasi End user juga di bangun dengan menggunakan bahasa berorientasi objek. Semua data dan fungsi ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya.
Model data berorientasi objek ini dapat memberi fleksibilitas yang lebih, kemudahan mengubah program, dan digunakan luas dalam teknik piranti lunak skala besar. Lebih jauh lagi, pendukung OOP mengklaim bahwa OOP lebih mudah dipelajari bagi pemula dibanding dengan pendekatan sebelumnya, dan pendekatan OOP lebih mudah dikembangkan dan dirawat.

·       Model data Entity Relationship (ER Model)
Entity adalah objek yang dapat dibedakan dalam dunia nyata, sedangkan Relationship adalah hubungan yang terjadi antara satu atau lebih entity. ER Model ini menjelaskan hubungan antar data dalam sistem basis data berdasarkan suatu presepsi bahwa real world terdiri dari obyek-obyek dasar yang mempunyai hubungan relasi antara obyek-obyek tersebut.

 Relasi antara obyek dilukiskan dengan menggunakan simbol-simbol grafis tertentu :
  • Kotak persegi panjang, menggambarkan himpunan entity
  • Elip, menggambarkan atribut-atribut entity
  • Diamon, menggambarkan hubungan antara himpunan entity
  • Garis, yang menghubungkan antar objek dalam diagram E-R

4. Apa perbedaan model data relasional, jaringan, dan hierarkis ?
1. Model Relasional ( Relational Model)
Model Data Relasional adalah suatu model basis data yang menggunakan tabel dua dimensi, yang terdiri atas baris dan kolom untuk menggambarkan sebuah berkas data.
Model ini menunjukkan cara mengelola/mengorganisasikan data secara fisik dalam memory sekunder, yang akan berdampak pula pada bagaimana kita mengelompokkan data dan membentuk keseluruhan data yang terkait dalam sistem yang kita buat.
Pada model relasional, basis data akan disebar ( dipilah-pilih­) ke dalam berbagai tabel 2 dimensi. Setiap tabel selalu terdiri atas lajur mendatar yang disebut dengan baris data (row/record) dan lajur vertikal biasa disebut dengan kolom (column/field). Disetiap pertemuan baris data dan kolom itulah, item-item data (satuan data terkecil) ditempatkan. Dalam kehidupan kita sehari – hari, Tabel merupakan bentuk natural (alamiah) dalam menyatakan fakta / data yang sering kita gunakan. Itulah sebabnya, model ini lebih mudah kita terapkan ketimbang model basis data yang lain.
 
Contoh:

2. Model Jaringan (Network Model )
Merupakan perbaikan dari model data hirearki, yaitu dengan mengguakan kemampuan root table untuk melakukan share relationships dengan child tables. Dalam hal ini, child table dapat memiliki banyak root table dan untuk melakuan akses terhadap child table, tidak dibutuhkan lagi untuk mengakses root table terlebhi dahulu.
Contoh :

3. Model Hirarki (Hirarchical Model)
Merupakan suatu model data dimana root table atau parent table nya berada pada struktur paling atas, terhubun ke child table yang dihubungkan dengan data.
Contoh :


4. Buatlah sebuah database beserta tabelnya dengan ketentuan sbb:   id_merk char 3
       nama char 15

Senin, 10 September 2012

Yuniarty Handayani / Tugas Database 1 / IT Reg 1-B

     Pertanyaan             :
1.      Apa perbedaan metadata dengan database real pada Database Management System?
2.      Jelaskan dan terangkan apa yang dimaksud dengan Query dan Operation Independence!
3.      Apa yang dimaksud dengan Rule Deduksi?

Jawaban                :
  1. Meta data adalah kumpulan data yang bersifat ambigu tidak saling berkaitan (inkoheren) antar satu   sama lain, seperti yang digunakan untuk dua konsep fundamental berbeda (jenis). Sedangkan database merupakan kumpulan data yang koheren (saling berkaitan) satu sama lain dan memiliki arti tertentu. Contohnya: nama murid dengan kelas. Jika salah satu data berubah, maka data lain yang bersangkutan pun ikut berubah.  
  2. Query adalah semacam kemampuan untuk menampilkan suatu data dari database dalam format tertentu dimana mengambil dari tabel-tabel yang ada di database untuk pengolahan lebih lanjut, namun tabel tersebut tidak semua ditampilkan sesuai dengan yang kita inginkan. data apa yang ingin kita tampilkan.misal : data peminjam dengan buku yang dipinjam, maka nanti akan mengambil data dari tabel peminjam dan tabel buku. Query disebut juga sebagai bahasa untuk melakukan manipulasi terhadap database, yang telah distandarkan dan lebih dikenal dengan nama Structured Query Language (SQL)Bahasa query (query language) adalah bahasa khusus yang digunakan untuk melakukan query pada basis data. Contoh penggunaan bahasa query adalah: SELECT ALL WHERE kota=”Yogyakarta” AND umur<40. Query tersebut meminta semua record dari basis data yang sedang digunakan (misalkan basisdata konsumen) yang bertempat tinggal di Yogyakarta dan berumur lebih dari 40 tahun (kota dan umur adalah nama field yang telah didefinisikan). Standar bahasa query yang banyak digunakan adalah SQL (structured query language). Metode ini paling rumit tetapi paling fleksibel dibandingkan metode query yang lain, query dengan parameter yang telah tersedia dan query by example.
    Query dibedakan menjadi 2, yaitu
    1. Data Definition Language (DDL) ; membuat/mendefinisikan obyek-obyek database seperti membuat tabel, relasi dan sebagainya.
    2. Data Manipulation Language (DML) ; memanipulasi data

    Program Operation Independence disebut sebagai program aplikasi user yang dapat beroperasi pada data operasi melalui nama mereka dan argumen, terlepas dari bagaimana operasi diimplimentasikan.
    Terbagi menjadi 2 bagian:
    a)         Pengantar dari operasi meliputi nama operasi dan jenis data argumen
    b)         Pelaksanaan (bagian kode); dapat diubah tanpa mempengaruhi pengantar.
     

  3. Rule deduksi ialah suatu data atau informasi yang harus didefinisikan terlebih dahulu oleh sistem basis data deduktif guna menghasilkan informasi baru.