YUNIARTY HANDAYANI / IT - 1B / TUGAS 6 - KEKANGAN BASIS DATA / PAK BACHRIS
1. Simpulkan materi tsb secara singkat dan benar!
Kekangan pada basis data merupakan aturan dan pandangan yang harus dipatui dalam file-file basis data. Tujuannya adalah agar data-data yang diinputkan pada tabel-tabel database terjamin terjaga integritasnya demi meminimalisir probabilitas kesalahan penginputan data. Meliputi 5 aspek, yaitu:
a) Data Redudant ; Pengulangan munculnya data pada file basis data yang semestinya
tidak diperlukan
b) Inconsistency Data ; Munculnya data yang tidak konsisten pada medan yang sama pada
beberapa file dengan kunci yang sama. Biasa terjadi akibat data entry
atau update anomaly
c) Isolated Data ; Tidak dapat diaksesnya data-data dari file tertentu oleh program
aplikasi, seolah-olah ada file yang terisolasi/terpisah dari file lain.
Dapat mengakibatkan ketidaklengkapan informasi hasil pengolahan
data dalam basis data.
d) Security Data ; Masalah keamanan data yang mana merupakan aspek kritis dalam
basis data, sehingga harus dijaga privasi dan keotentikannya dari
oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Maka itu, hendaknya file
basis data hanya diakses oleh admin yang memang berhak
menjalankannya.
e) Data Integration ; Pengontrolan atau pengendalian penuh pada kinerja sistem
pengolahan basis data dengan cara mengeset secara seksama
prosedur penangkapan data dan membuat modul dalam program
aplikasi untuk mengecek keabsahan nilai data saat dimasukkan data
entry
Basis data ditinjau dari dua segi:
- Pemakai (user) ; sangat dipengaruhi privacy dan security
- Perancang (designer) ; bersudut pandang beda, yaitu conceptual view dan physical view
2. Berikan 2 contoh kekangan pada database, yaitu:
a) Kekangan yang paling sederhana
Kekangan
yang paling sederhana pada databse bisa ditinjau melalui adanya normalisasi pada database, dimana tiap-tiap tahap pada normalisasi
database diatur sedemikian rupa untuk menghilangkan redudansi data, data
anomali, dan penetapan atribut kunci. Dengan adanya proses normalisasi
tersebut, inkonsistensi data dapat dihilangkan, terlebih lagi proses
normalisasi data dapat menjaga integritas data.
Dalam database diatas terdapat kerangkapan atau redudansi, berarti basisdata diatas belum memenuhi aturan/kekangan basis data. Agar tabel diatas memenuhi kekangan basis data, maka tabel diatas dipecah menjadi Tabel_Karyawan dan Tabel_Golongan.
b) Kekangan yang lain lebih tidak sederhana
Kekangan yang tidak sederhana dapat dilihat dari lima aspek: redudansi data, inkonsistensi data, data terisolasi, security data dan integritas data.
Contohnya seorang Designer atau perancang basisdata membuat sebuah
basisdata dimana dalam proses pembuatannya terdapat proses normalisasi
terlebih dulu. Proses normalisasi ini menghilangkan terjadinya redudansi
pada data, menghilangkan inkonsistensi pada data, menghilangkan data
data yang terisolasi, membuat security key untuk data atau melakukan
control terhadap data seperti melakukan grant atau revoke demi menjaga
keamanan terhadap pengaksesan data, dan menjaga intergritas data.
Dari
ketiga tabel diatas, ada beberapa tabel yang terisolasi, artinya antara
table tersebut tidak memiliki relasi. Solusinya adalah
dengan menambahkan kolom yang berfungsi sebagai penghubung dengan file
yang telah ada.
3. Ambil kesimpulan dari contoh di atas!
Kesimpulannya adalah sebuah database haruslah diberi kekangan atau aturan. Hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahan input seperti redudansi pada data, menghilangkan inkonsistensi pada data, menghilangkan data-data yang terisolasi, menjaga keamanan data, dan menjaga integritas data. Kekangan pada database dilakukan melalui proses normalisasi. Pada kasus pertama terjadi kerangkapan baris pada satu file basis data yang sama dan pada kasus kedua, masalahnya adalah tidak adanya hubungan antara tabel 1 dan tabel 2. Pemecahan kasus pertama adalah dengan cara memecah file basisdata menjadi dua bagian file dan pemecahana kasus kedua adalah dengan cara menghapus field yang sama lalu saling digabungkan.